Cara Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun, Syarat dan Jenis Pemeriksaannya

Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di lebih dari 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia.

Program ini memberikan kesempatan bagi mereka yang berulang tahun untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Tidak hanya mereka yang berulang tahun di hari peluncuran program, tetapi masyarakat yang sudah berulang tahun sejak Januari juga dapat ikut serta hingga April mendatang.

Program ini dapat diakses oleh berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia, dengan berbagai jenis pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan medis masing-masing.

Syarat-Syarat Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun

  • Memiliki aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM) yang dapat diunduh melalui App Store atau Play Store.
  • Terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif untuk mendapatkan akses pemeriksaan gratis.
  • Menggunakan layanan dalam waktu 30 hari setelah ulang tahun, kecuali untuk bayi baru lahir yang harus diperiksa dalam waktu 24 jam atau maksimal dua hari setelah persalinan.
  • Membawa dokumen identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), atau Kartu Identitas Anak (KIA).
  • Bagi balita dan anak prasekolah, membawa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai rekam medis tambahan.
  • Memiliki tiket pemeriksaan kesehatan, yang bisa didapatkan melalui aplikasi Satu Sehat Mobile atau layanan WhatsApp Kemenkes.
  • Mengisi formulir kuesioner skrining mandiri untuk membantu petugas medis dalam menentukan pemeriksaan yang diperlukan.

Dengan memenuhi persyaratan di atas, masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari program ini.

Cara Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun

  1. Buka aplikasi Satu Sehat Mobile
  2. Login menggunakan email, nomor HP, atau PIN
  3. Pilih menu ‘Periksa Kesehatan Gratis’
  4. Klik ‘Tiket Pemeriksaan’, lalu tekan ‘Buat Tiket Baru’
  5. Isi data diri dan pilih jadwal serta lokasi pemeriksaan
  6. Periksa kembali data yang diinput, lalu klik ‘Simpan’
  7. Setelah berhasil, tiket pemeriksaan akan tersedia dan dapat digunakan saat pemeriksaan berlangsung.

Jenis Pemeriksaan yang Bisa Dilakukan

Jenis pemeriksaan dalam program cek kesehatan gratis ulang tahun disesuaikan dengan kelompok usia peserta, di antaranya:

1. Bayi baru lahir (usia 2 hari)

  • Skrining Kekurangan Hormon Tiroid
  • Skrining Kekurangan enzim G6PD
  • Skrining Kekurangan hormon adrenal
  • Deteksi Penyakit Jantung Bawaan (PJB) kritis
  • Skrining Kelainan saluran empedu
  • Pemantauan pertumbuhan bayi

2. Balita dan anak prasekolah (1-6 tahun)

  • Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan
  • Skrining Tuberkulosis
  • Pemeriksaan telinga, mata, dan gigi
  • Deteksi Talasemia (mulai usia 2 tahun)
  • Pemeriksaan gula darah (mulai usia 2 tahun)

3. Dewasa (18-59 tahun)

  • Skrining kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik
  • Pemeriksaan status gizi, tekanan darah, dan gula darah
  • Deteksi risiko stroke dan jantung (mulai usia 40 tahun)
  • Pemeriksaan fungsi ginjal, tuberkulosis, dan PPOK (mulai usia 40 tahun)
  • Deteksi kanker payudara dan kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun)
  • Deteksi kanker paru dan kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun)
  • Pemeriksaan kesehatan jiwa, hepatitis B & C, serta anemia (khusus perempuan dan calon pengantin)

4. Lansia (60 tahun ke atas)

  • Pemeriksaan geriatri (kesehatan lansia)
  • Deteksi risiko stroke, jantung, PPOK, dan kanker tertentu
  • Pemeriksaan fungsi ginjal, tuberkulosis, serta kesehatan mata dan telinga
  • Skrining hepatitis B & C serta fibrosis hati

Dengan berbagai jenis pemeriksaan ini, peserta bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih komprehensif dan mendapatkan penanganan lebih lanjut jika diperlukan.

Program Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun merupakan langkah positif dari pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Dengan syarat yang mudah dan akses layanan yang luas, masyarakat bisa lebih proaktif dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kirim Komentar